A. Pengertian Kesehatan
Kesehatan menurut WHO adalah sebagai suatu keadaan fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya ketiadaan penyakit atau kelemahan.sedangkan menurut UU no 23 tahun 1992 Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
B. UPAYA KESAHATAN
Menurut UU no 23 tahun 1992 meliputi Untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat, diselenggarakan upaya kesehatan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif), dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu , dan berkesinambungan.
C. ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
Terkait dengan upaya pemerintah Indonesia yang telah tercantum pada UU no 23 tahun 1992 maka muncullah banyak cabang ilmu kesehatan,diantaranya ada ilmu kesehatan masyarakat. ilmu kesehatan masyarakat (bahasa Inggris: public health) menurut profesor Winslow dari Universitas Yale (Leavel and Clark, 1958) dari adalah ilmu dan seni mencegah penyakit, memperpanjang hidup, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, dan efisiensi melalui usaha masyarakat yang terorganisir untuk meningkatkan sanitasi lingkungan, kontrol infeksi di masyarakat, pendidikan individu tentang kebersihan perorangan, pengorganisasian pelayanan medis dan perawatan, untuk diagnosa dini, pencegahan penyakit dan pengembangan aspek sosial, yang akan mendukung agar setiap orang di masyarakat mempunyai standar kehidupan yang kuat untuk menjaga kesehatannya.
Ikatan Dokter Amerika, AMA, (1948) mendefinisikan Kesehatan Masyarakat adalah ilmu dan seni memelihara, melindungi dan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui usaha-usaha pengorganisasian masyarakat.
D. RUANG LINGKUP KESEHATAN MASYARAKAT
1. Kajian Bidang Epidemiologi
Epidemiologi adalah ilmu yang mempelajari pola kesehatan dan penyakit serta fakor yang terkait di tingkat populasi. Ini adalah model corestone penelitian kesehatan masyarakat, dan membantu menginformasikan kedokteran berbasis bukti (eveidence based medicine) utnuk mengidentifikasikan faktor risiko penyakit serta menentukan pendekatan penanganan yang optimal untuk praktik klinik dan untuk kedokteran preventif. Menurut Dr. Anton Muhibuddin (Universitas Brawijaya), saat ini epidemiologi telah berkembang pesat baik pendalaman ilmunya maupun perluasan ilmunya. Perluasan ilmu epidemiologi saat ini juga mencakup epidemiologi bidang pertanian agrokompleks (termasuk perikanan, perkebunan, prikanan) dan mikrobiologi. Perluasan tersebut dirasa perlu karena manfaat epidemiolgi sangat nyata dirasakan dalam bidang-bidang ilmu tersebut. Pendalaman epidemiologi diantaranya meliputi peramalan berbasis komputer dan pengelolaan agroekosistem.
2. Kajian Bidang Administrasi dan Kebijakan Kesehatan
Jika menyebutkan perkataan Administrasi Kesehatan ada dua pengertian yang terkandung di dalamnya, yakni pengertian administrasi di satu pihak serta pengertian kesehatan dipihak lain.
Administrasi berasal dari kata administrare (latin; ad = pada, ministrare = melayani) dengan demikian jika ditinjau dari asal kata administrasi berarti memberikan pelayanan kepada masyarakat.(Azwar Azrul,1993)
Pada saat ini adminisrasi telah berkembang menjadi suatu cabang ilmu tersendiri, untuk itu banayak pengertian administrasi yang telah dikenal salah satu diantaranya ialah :
“Administrasi adalah upaya mencapai tujuan yang diinginkan dengan menciptakan lingkungan kerja yang menguntungkan (Koontz O’Donnel).” (Azwar Azrul,1993)
Administrasi merupakan wadah dan proses yang menentukan kebijakan dimana organisasi dan manjemen dipakai sebagai sarana untuk menentukan kebijakan umum, dengan memanfaatkan organisasi dan proses manjemen dalam usahanya untuk mencapai tujuan.
Dalam membahas tentang administrasi sering dikaitkan dengan manajemen yang berasal dari kata managie (latin; manus = tangan, agree = melakukan, melaksanakan) yang berarti melakukan dengan tangan.
Manajemen dan administrasi sering dipersamakan , namun yang jelas memang tidak dapat dipisahkan. Perlu dibedakan pengertian Administrasi dalam arti sempit (Tata usaha, pekerjaan Perkantoran - office work) dan Administrasi dalam arti luas (manajemen keseluruhan: Asas manajemen, proses manajemen, fungsi manajemen dan kelembagaan.(Suarli,Yayan ,2009)
Manajemen adalah proses untuk mendefenisikan tujuan dan membuatnya efektif melalui organisasi untuk mencapai satu tujuan.(Tulchinsky,Varavikova, 2000) Berdasarkan pengertian, peranan dan fungsinya administrasi sering di samakan dengan manjemen, karena manajemen memiliki peranan dan fungsi yang tidak jauh berbeda dari administrasi.
Administrasi atau manjemen dalam dunia kesehatan sangat diperlukan agar dalam pelaksanaan program kesehatan dapat berjalan dengan efisien dan efektif. Administrasi pada dasarnya merupakan usaha tertentu untuk mencapai suatu tujuan(Maidin Alimin,2004). Para penyedia ataupun tenaga kesehatan dalam mempergunakan administrasi kesehatan memerlukan persiapan baik dalam teori maupun praktek.( Tulchinsky,Varavikova, 2000
Mengenai manajemen hendaknya disadari bahwa ilmu ini adalah alat dan bukan tujuan organisasi; sekaligus dalam alam pikiran kita tertera antara lain fungsi manajemen, unsur manajemen, asap/prinsip organisasi (manajemen), teknik manajemen, dan berkaitan dengan kepemimpinan (managerial atau leadership). Dengan memahami perkembangan konsep manajemen, pengertian manajemen, organisasi dan kepemimpinan seorang manajer dengan kepemimpinannya diharapkan dapat mencapai hasil kegiatan secara optimal untuk mencapai tujuan organisasi yang diharapkan. ( Azwar Azrul,1993 )
3. Kajian Bidang Kesehatan Lingkungan
Ada beberapa definisi dari kesehatan lingkungan :
a. Menurut WHO (World Health Organization), kesehatan lingkungan adalah suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia.
b. Menurut HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) kesehatan lingkungan adalah suatu kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungannya untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia yang sehat dan bahagia.
4. Kajian Bidang Kesehatan Kerja
Tenaga kerja merupakan asset yang berharga bagi sebuah perusahaan, karena kesehatan pekerja akan mempengaruhi tingkat produktivitas perusahaan. Dalam penerapan program efisiensi dan efektifitas health cost perusahaan, maka diperlukanlah deteksi dini dan pencegahan penyakit secara comprehensive. Parahita Diagnostic Center melayani pemeriksaan kesehatan ( Medical Check Up ) terhadap masyarakat umum maupun perusahaan / instansi / institusi dengan pendekatan dari berbagai aspek kesehatan yang ada dengan menggunakan pendekatan Occupational Health (kesehatan kerja) yang meliputi tindakan promotif maupun preventif, penyesuaian faktor manusia terhadap pekerjaannya, lingkungan kerja dan penyakit umum yang melibatkan berbagai multi disiplin ilmu yang terintegrasi.
5. Kajian Bidang Biostatistik dan Informatika Kesehatan
a. Biostatistik
Biostatistika Adalah cabang ilmu statistic yang berkaitan dengan apliksai metode statistic pada persoalan dibidang biologi dan kedokteran.
Dalam Statistika Kesehatan data yang dibutuhkan lebih banyak menjurus pada perencanaan, pelaksanaan & penilaian program kesehatan, yang termasuk di dalamnya : Morbiditas (frekuensi dan penyebab kesakitan), Statistik Rumah sakit (jumlah pasien, lama perawatan, dll), Statistik Pelayanan (imunisasi, kesehatan gigi, KB, dll).
Fungsi Statistik Dalam Bidang Kesehatan :
• Memeberikan gambaran/keterangan tentang masalah kesehatan
• Penentuan prioritas masalah yang perlu ditanggulangi
• Bahan yang dapat digunakan untuk perencanaan bidang kesehatan
• Dapat membandingkan tingkat kesehatan masyarakat
• Menilai dan menganalisa hasil usaha kesehatan
• Dapat menentukan kebutuhan dalam bidang kesehatan yang sudah atau belum dipenuhi
• Dapat mencari hubungan sebab dan akibat
• Dokumentasi data kesehatan masyarakat
b. Infomasi kesehatan
mempelajari konsep dan metodologi serta teknik bagaimana melakukan perancangan berbagai komponen dalam aplikasi sistem informasi kesehatan sehingga dapat memenuhi kebutuhan bagi para pengguna informasi. Beberapa pokok materi yang akan dipelajari di antaranya teknik perancangan keluaran, masukan, prosedur aplikasi, struktur data/file elektronis, kontrol aplikasi dan antar muka pengguna/aplikasi. Memberikan pengetahuan tentang konsep dasar, metode dan teknik perancangan sistem informasi kesehatan, yang meliputi perancangan masukan, keluaran, struktur file/data elektronis, prosedur serta antar muka aplikasi/pengguna. Sehingga peserta didik diharapkan dapat menerapkan metode tersebut dan menggunakan berbagai perangkat bantu perancangan sistem, guna menghasilkan spesifikasi teknis aplikasi sistem informasi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna di lapangan.
6. Kajian Bidang Kesehatan Reproduksi
Tentunya bila yang satu ini pasti taka sing lagi untuk kita, yaaa kesehatan reproduksi adalah bidang multi disiplin mengenai praktek dan penyelidikan yang berkaitan dengan keadaan fisik, mental dan kesejahteraan social dan bukan hanya ketidaktiadaan penyakit atau kelemahan semata, dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem kesehatan reproduksi dan fungsi serta prosesnya.PusatKesehatan Reproduksi berusaha untuk meningkatkan status kesehatan reproduksi nasional dan global melalui penelitian, pendidikan, dan layanan dari perspektif kesehatan masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar